KAMPAR -(auranews.id)- Ustad Bombom menanamkan jiwa nasionalisme kepada masyarakat Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar yang tumpah ruah memadati lapangan sepak bola SMAN 2 Tibun, Jum’at (16/8/2019) malam.
Kemerdekaan itu merupakan anugerah terbesar diberikan Allah SWT kepada rakyat Indonesia, hal ini sangat perlu disyukuri, katanya saat memberikan tausiahnya di kegiatan Takbliq Akbar.
“Kemerdekaan itu bukan didapat secara cuma-cuma, melainkan karunia dan anugerah atas perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa, raga dan harta,” ujarnya.
Sangat sulit bisa percaya, bambu runcing, tombak bisa menang menghadapi meriam dan senapan, bak perang Badar pada zaman Nabi Muhammad SAW, ia mencontohkan
Jika dulu darah maupun nyawa rela dikorbankan hanya untuk menaikkan bendera merah putih, saat ini hendaknya sebagai warga negara kita dapat bersikap dalam menyemarakan Hari Kemerdekaan yang telah direbut.
Ketika tidak mau menaikkan bendera di depan rumah, ketika tidak mau pergi pada upacara bendera, hal itu perlu dipertanyakan. “Mari semarakkan hari kemerdekaan ini dengan menjunjung tinggi nilai-nilai nasionalisme dan luangkan waktu, jika kita memang mencintai negara,” ujarnya.
Selanjutnya, Ustad Bombom juga mengajak warga Desa Koto Tibun untuk mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan, berkreasi, berprestasi dan berinovasi dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara dalam rangkaian Bhinekka Tunggal Ika. (Syailan Yusuf)
