RENGAT -(auranews.id)- Kebakaran lahan yang terjadi di Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten lndragiri Hulu (Inhu) memang harus ditangani secara serius oleh satgas karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan).
Berkat kerja keras tim yang berkerja tak kenal lelah, akhirnya api berhasil dikuasai, lahan yang terbakar sudah berkurang menjadi lebih kurang 30 Ha (Hektare).
Namun dibalik semua itu, ada hal yang menarik terjadi di lapangan, dimana disela-sela kesibukannya memadamkan api, Kapolsek Kuala Cenaku Iptu Sutarja tetap melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim, yaitu melaksanakan sholat.
Sebagai umat muslim sholat itu wajib hukumnya, sehingga tidak ada alasan untuk meninggalkan nya, kata Iptu Sutarja ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (14/8/2019)
Dijelaskannya, tugas kita sebagai abdi negara juga wajib kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab.
“Namun kewajiban kepada Allah SWT juga tidak boleh kita tinggalkan,” Sambungnya.
Diakuinya bahwa, ketika melakukan pemadaman api di Desa Pulau Gelang dirinya menyempatkan diri ubtuk melaksanakan solat Zuhur dilokasi pemadaman karhutla.
“Dalam kesempatan itu saya memohon doa kepada ALLAH, semoga segera diturunkan hujan supaya api cepat padam,” singkatnya.
Sementara itu Hendriko, salah seorang Satgas Karhutla dari TNI mengatakan bahwa jumlah Anggota TNI yang diturunkan dalam pemadaman api di Desa Pulau Gelang, Kecamatan Kuala Cenaku adalah berjumlah 40 personil. (Man)
