Kamis, Januari 8, 2026
BerandaDaerahGerindra Diprediksi Pimpin DRPD Sijunjung

Gerindra Diprediksi Pimpin DRPD Sijunjung

SIJUNJUNG (auranews.id) -Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, diperkirakan akan menetapkan kursi dan calon terpilih dalam pemilihan legislatif (Pileg) Pemilu 2019 pada Agustus mendatang.

Jika putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap perkara turun paling lambat pada 9 Agustus mendatang, maka KPUD Sijunjung akan segera menetapkan jadwal pleno penetapan anggota DPRD Sijunjung terpilih.

“Penetapannya berkisar 6 hari setelah putusan MK turun, dan saat ini kita masih menunggu hasil keputusan dari MK tersebut,” kata Lindo Karsa, Komisioner KPU Sijunjung saat dikonfirmasi media ini, Rabu (31/7/).

Menurut Lindo, terundurnya jadwal penetapan hasil Pileg itu karena Partai Demokrat menggugat selisih perolehan suara PDIP di Daerah Pemilihan (Dapil) 3 Sijunjung yang meliputi kecamatan Kamang Baru, Tanjung Gadang, serta kecamatan Lubuk Tarok.

“Menurut penetapan perolehan suara partai, PDIP memperoleh banyak suara di Dapil 3, dan itu membuat partai Demokrat gagal mendapatkan dua kursi, sehingga Demokrat berupaya ke MK,” tutur Lindo.

Saat ini, DPRD Sijunjung memiliki 30 kursi.  Untuk sementara, partai pemenang pemilihan legislatif Kabupaten Sijunjung tahun 2019 adalah partai Gerindera dengan perolehan 4 kursi, disusul partai Demokrat, PKS serta PAN.

Sementara itu partai HANURA harus gigit jari pada Pileg 2019 ini karena gagal memperoleh simpati masyarakat Sijunjung. Dari 3 kursi pada periode 2014-2019, saat ini HANURA nihil kursi di DPRD Sijunjung.

Sedangkan partai Golkar periode sebelumnya 5 kursi, dengan menjadi pemenang pada beberapa pemilihan legislatif beberapa periode sebelumnya, kini turun drastis, dengan hanya 3 kursi.

Perubahan angin politik di kabupaten Sijunjung pada pemilihan umum dan pemilihan legislatif tahun 2019, sangat dipengaruhi oleh Pemilihan Presiden. Sijunjung menjadi salah satu daerah di Sumatera Barat yang memiliki persentase tinggi untuk kemenangan Prabowo, sehingga berdampak juga pada partai pengusung, seperti Gerindera, Demokrat, PKS serta PAN.

Nasib partai HANURA sangat bertolak belakang dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Sijunjung. Jika HANURA memperoleh 3 kursi di DPRD Sijunjung periode sebelumnya, di 2019 tanpa satupun kursi. Tetapi PKB malah naik tajam. Pada beberapa kali Pileg sebelumnya, PKB tidak memiliki kursi di DPRD Sijunjung, namun pada Pileg 2019 ini, PKB mendapat 3 kursi.

“Ini peningkatan yang sangat mencengangkan dan membanggakan, dan boleh dibilang, calon wakil rakyat dari PKB yang bertarung pada pileg lalu diperhitungkan kualitasnya oleh pemilih, dan kami dari PKB sangat berterima kasih kepada seluruh masyarakat Sijunjung atas kepercayaan masyarakat kepada PKB, semoga PKB selalu amanah dan menjadi perpanjangan tangan masyarakat untuk Sijunjung yang lebih baik kedepannya,”tutur Nofrialdi Zulka, ketua PKB Sijunjung, Rabu (31/7).***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments