KOTOKAMPARHULU(auranews.id)- Tidak hanya sekedar mendapatkan ikan, selain dari meningkatkan perekonomian masyarakat kegiatan pembukaan ikan larangan yang digelar di tepian Masjid Desa Sibiruang Kecamatan Koto Kampar Hulu juga bisa mempererat tali persaudaraan.
Hal itu diakui oleh salah seorang tokoh masyarakat yang terkenal di Kabupaten Kampar. H. Dahlius atau yang terkenal H. Buyung saat dikonfirmasi auranews.id Sabtu (27/7) di tepian Masjid ia menyebutkan semua putra daerah yang berada dirantau pulang untuk menyaksikan pembukaan penangkapan ikan larangan.
“Kegiatan ini memiliki nilai positif yang sangat tinggi dan ini melebihi dari pada hari raya idul fitri, bisa memanggil anak rantau pulang kampung,” kata pengusaha yang sukses itu.
Lebih lanjut, H. Buyung juga mengakui program yang telah berjalan semenjak tahun 2015 itu memiliki maknet (daya tarik – red) yang tinggi.
Sayangnya, lokasi penangkapan ikan larangan masih terkendala dengan pembangunan prasarana, melalui kegiatan itu dirinya berharap pemerintah bisa memberikan bantuan pembanguan ataupun bantuan bibit ikan asli sungai Kampar.
“Dengan adanya kegiatan ini kita bisa menyatuhkan desa tetangga, ratusan kepala desa yang tahu dengan kegiatan ini mereka berkumpul disini dan kalau dapat ikan mereka bisa membawa pulang,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, H. Buyung juga menyempatkan dirinya untuk berbuat amal bekal akhirat, ditengah keramaian dia bersama keluarganya menyediakan makan, sarapan pagi gratis dan makan siang gratis untuk ratusan masyarakat.
“Ini secara pribadi kita lakukakan, siapa yang ingin makan silahkan dan yang mau lontong juga ada,” tutupnya. (Defrizal)
