MERANTI(AuraNEWS.id) – Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti H. Said Hasyim didampingi Camat Tebing Tinggi Helfandi SE M.Si bersama jajaran menjenguk Hafizan (9), warga Jalan Pemuda Setia Ujung RT01/RW02 Dusun I Desa Banglas Kecamatan Tebing Tinggi, penderita sakit kelainan jantung (Rugurgitasi Trikuspid), yang saat ini sangat membutuhkan biaya untuk operasi penyembuhan penyakitnya.
Kedatangan Wabup dalam rangka membantu pihak keluarga bocah malang Hafizan berangkat ke Jakarta untuk melakukan operasi jantung di Rumah Sakit Harapan.
Karena dari keterangan pihak BPJS Kesehatan kepada Wabup yang dihubungi melalui telephone seluler untuk penanganan operasi jantung Hafizan bocah semata wayang dari pasangan Ibu Suryani (35) dan Ayah Amrizal (40), hanya dapat dilakukan di Jakarta karena di Pekanbaru tidak ada Dokter, selain itu keterbatasan alat.
Dari hasil komunikasi Wabup dengan pihak BPJS Kesehatan untuk biaya pengobatan akan ditanggung oleh BPJS tinggal lagi biaya transportasi, penginapan dan biaya hidup keluarga di Jakarta.
Menyikapi hal itu Wabup mengatakan Suryani (35) dan Amrizal (40), orang tua dari Amrizal akan membantu mencarikan dana untuk biaya hidup dan transportasi selama di Jakarta salah satunya dengan melakukan penggalangan dana lewat Dompet Dhuafa.
“Pak Camat segera buka Dompet Dhuafa untuk membantu biaya pengobatan,” ucap Wabup kepada Camat Tebing Tinggi Helfandi SE M.Si.
“Operasi akan dilakukan di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta karena di Pekanbaru tidak ada dokter dan terpaksa harus didatangkan dari Jakarta,” ujar Wabup kepada pihak keluarga berdasarkan informasi dari pihak BPJS.
Saat ini tinggal lagi membuat rujukan dari Rumah Sakit yang akan diurus oleh Pemda termasuk juga mendaftarkan Hafizan di Rumah Sakit Harapan Kita Jakarta. Selain itu kesiapan pihak keluarga untuk berangkat ke Jakarta membawa Hafizan melakukan operasi.
Mendengar hal itu, wajah Suryani dan Amrizal terlihat gembira dan mengucapkan terima kasih kepada Wabup atas bantuan yang telah diberikan. Untuk berangkat ke Jakarta diakui Amrizal akan merapatkan dulu dengan pihak keluarga yang lain termasuk kesiapan anaknya untuk melakukan operasi.
Usai menjenguk dan silahturrahmi dengan keluarga Hafizan Wabup pun berpamitan untuk melaksanakan tugas-tugas yang lain.
Seperti diketahui dari keterangan kedua orang tua Hafizan, anaknya yang kini berusia 9 tahun mengalami kelainan jantung, dimana jantung bocah malang ini memiliki katup yang tidak sempurna atau bocor. Akibatnya darah bersih dan darah kotor yang masuk ke jantung bercampur yang menyebabkan Hafizan mengalami nyeri serta sesak nafas.
Dijelaskan Suryani keluhan yang dirasakan anaknya Hafizan baru dirasakan oleh buah hatinya sejak 7 bulan lalu, saat itu Hafizan sering mengeluhkan sesak nafas dan nyeri dibagian dada.
“Awalnya Hafizan sehat-sehat saja bisa mengaji dan bersekolah, namun sejak 7 bulan lalu ia merasakan sesak nafas sehingga susah tidur,” aku Suryani.
Mengetahui hal itu, kedua orang tua Hafizan mencoba memeriksakan penyakit yang di derita anaknya ke Rumah Sakit Eka Hospital di Pekanbaru, dari hasil pemeriksaan dokter dan hasil scan diketahui Hafizan menderita kelainan jantung atau jantung bocor.
Untuk mengobatinya dokter ahli menyarankan harus dilakukan operasi secepat mungkin namun masalahnya pihak keluarga bingung karena biaya operasi sangat mahal kurang lebih 80 Juta Rupiah, sementara kehidupan pasangan Suryani-Amrizal hidup cukup sederhana. Suryani hanya ibu rumah tangga dan Amrizal bekerja serabutan kadang nelayan kadang buruh.
Dengan bantuan yang akan diupayakan Pemda melalui Wabup dan Sekda Meranti pihak keluarga diharapkan tenang seraya perbanyak berdo’a untuk mendapatkan jalan terbaik dari Allah SWT.
Reporter : Mihrab Putra
Editor : MS Faidar
Source : Humas Pemkab Meranti
