Jumat, Mei 15, 2026
BerandaDaerahWarga Kecewa Pembangunan Jembatan Tanjung Berulak Terbengkalai

Warga Kecewa Pembangunan Jembatan Tanjung Berulak Terbengkalai

BANGKINANG -(auranews.id)- Proyek pembangunan jembatan gantung di Desa Tanjung Berulak, Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar tahun anggaran 2018 terbengkalai. Akibatnya masyarakat di tiga desa yang akan memanfaatkan jembatan itu kecewa berat.

Menurut informasi yang himpun Auranews.id terhentinya pembangunan proyek itu diduga disebabkan oleh perubahanan iklim dan peristiwa alam.

Menurut Irwan, (59) salah seorang warga setempat menuturkan pemberhentian pembangunan itu semenjak empat bulan yang lalu, pada saat itu kondisi air sungai sedang pasang.

Namun dibalik pemberhentian proyek tersebut dirinya merasa kecewa dan kesal, kenapa tidak? akses yang diharapkan oleh warga tiga desa itu bisa terlaksana pada bulan Ramadhan kemarin itu, namun dihentikan oleh pemda.

“Kalau jembatan itu tidak jadi dibangun saya memang sangat kecewa, kekecewaan saya itu bukan 100 persen tapi 2000 persen saya kecewa,” katanya kepada Aura di lokasi pembangunan jembatan, Selasa (25/6) siang.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan, dengan adanya proyek yang menelan anggaran APBD Kampar sebanyak 17.129.200.000 itu bisa sangat membantu kelancaran akses masyarakat. Ternyata naas, harapan masyarakat terhadap jembatan itu ditumpahkan pemda. Kontraktor gagal menuntaskan pembangunan itu dengan masa180 hari kerja dan 120 kalender.

“Harapan kita jembatan itu tetap dilanjutkan, itu akses yang ditunggu tunggu warga, tidak mungkin selamanya masyarakat berputar ke bangkinang atau ke Air Tiris untuk menuju Desa Tanjung Berulak ke Desa Sungai Jalau, atau ke Desa Santul, Ujung Padang,” tutupnya. (Defrizal).

Video, mari sukseskan Kampar Internasional Dragon Boat Festival di Danau Rusa, 18-21 Juli 2019:

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments