SIAK -(auranews.id)- Bayi yang ditemukan Udin (41) warga kampung Dalam, Siak pada Sabtu malam sekira pukul 19.00 Wib, akhirnya meninggal dunia pada Senin pagi (24/6/19) pukul 07.50 Wib di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tengku Rafian, Siak.
Bayi berjenis kelamin perempuan dengan berat 1600 gram ini diperkirakan lahir Prematur.
Dr.Wilson.SPa salah seorang dokter spesialis anak di RSUD Tengku Rafian, yang menangani bayi malang ini mengatakan paru- paru bayi tidak berkembang dengan baik, saat ditemukan dalam keadaan menangis sesak nafas, dada dingin dengan suhu tubuh 35.7 derajat Celcius.
“Bayi dalam kondisi tidak cukup umur kandungan, kondisi sesak nafas, dada dingin dengan suhu tubuh 35.7 derajat Celcius, paru paru tidak berkembang dengan baik, kita sudah lakukan yang terbaik, namun kondisinya terus menurun, hingga pukul 07.50 pagi tadi meninggal dunia,” ujarnya.
Kabar meninggalnya Bayi temuan warga di gg Petai Kelurahan Kampung Dalam Siak ini juga dibenarkan Kapolsek Siak, Kompol Abdul Rahman. Menurut Kapolsek saat bayi ditemukan tidak terlihat tanda-tanda kekerasan fisik pada bayi tersebut.
” Kita sudah lakukan visum terhadap bayi, tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan, bayi dalam keadaan bersih. Diduga sengaja ditinggal pelaku,” ujar Abdul Rahman.
” Ya, kita terus berupaya mengungkap kasus pembuangan bayi ini, dan menangkap pelakunya untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji ini,” tuturnya.
Kasus penemukan bayi yang sempat menghebohkan warga ini, diduga sengaja ditinggal ibunya, agar diurus orang lain. (Ferry Anthony)
