PEKANBARU -(auranews.id)- Umat Budha Pekanbaru menggelar acara Dharmasanti Trisuci Waisak Bersama 2563 BE yang merupakan puncak kegiatan penutup dari berbagai rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan oleh umat Buddha dalam perayaan Hari Waisak 2563 Buddhist Era, Sabtu (15/6/19) di ballroom SKA Co ex Pekanbaru.
Acara Dharmasanti Trisuci Waisak Bersama 2563 BE ini dihadiri Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Setdaprov Riau Ahmadsyah Harrofie, Kakanwil kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili Pembinas agama Buddha Tarjoko S.sos MM, para tokoh dari Majelis/ Lembaga keagamaan Buddha, Perwakilan dari berbagai Ormas Tionghoa, dan tamu-tamu kehormatan lainnya.
Ketua panitia Waisak Bersama Umat Buddha Pekanbaru, Herman Surya didampingi Sekretaris Eddy Brian kepada sejumlah Wartawan media mengatakan, Dalam rangka peringatan Hari Waisak tahun ini, umat Buddha Pekanbaru dari berbagai majelis /lembaga telah melaksanakan berbagai kegiatan bakti sosial membersihkan Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma Pekanbaru dan candi Muara Takus di Kampar, kegiatan donor darah, Pengobatan gratis, pembagian paket Waisak, pembagian takjil Ramadan serta Perayaan Waisak KBI 2019 berskala Nasional di Candi Muara Takus pada 25 Mei lalu.
Pada acara Dharmasanti trisuci Waisak tahun ini, panitia pengadaan perlombaan pertunjukan seni yang diikuti berbagai sekolah, organisasi serta majelis Buddha dari berbagai daerah di Riau.
“Peserta memperebutkan piala bergilir Gubernur Riau, dan yang paling spesial adalah kehadiran bhante untuk memberikan pesan dharma tentang keharmonisan dan kerukunan,” ungkapnya.
Gubernur Riau dalam sambutannya yang diwakili Asisten I Setdaprov Riau Bidang Pemerintahan, Ahmadsyah Harrofie mengatakan Pemerintah Daerah sangat berterima kasih kepada umat Buddha di Provinsi Riau yang mana pada bulan Mai lalu mendapat kehormatan sebagai tuan rumah penyelengga Perayaan Waisak bersekala Nasional di candi Muara Takus yang berlangsung dalam keadaan damai, sukses lancar tanpa hambatan yang berarti.
“Pemerintah Provinsi Riau pada bulan Mei lalu mendapat kehormatan sebagai tuan rumah Perayaan Waisak berskala Nasional dan berlangsung dengan damai, sukses, dan lancar, atas keberhasilan tersebut Pemerintah Provinsi Riau menilai kesuksesan Perayaan tersebut sebagai sebuah Prestasi bagi Umat Buddha di Provinsi Riau,” ujar Gubri dalam pidato sambutannya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan.
Sementara itu Kakanwil kementerian Agama Provinsi Riau yang diwakili Pembinas agama Buddha Tarjoko S.sos MM, saat memberikan kata sambutannya mengatakan Peringatan Waisak ini adalah wujud dari kegembiraan umat Buddha, yang merupakan wujud rasa cintanya kepada sang Budha Gautama, yang kemudian dirayakan dengan sukacita yang dimulai dari berbagai aspek wujud ajarannya, bahagia memperingati hari kelahirannya, bahagia telah pencapaian kesempurnaan menjadi Budha, kemudian Bahagia tentang wafatnya Budha Gautama Parinibbana.
“Wujud kebahagiaan ini kemudian dilakukan dengan berbagai kegiatan yang diprektekkan sebagai wujud kebaikan guna membantu bagi sesama, kata Tarjoko saat menyampaikan kata sambutannya.
Acara Dharmasanti Trisuci Waisak tahun ini, juga ditandai dengan pemberian penghargaan oleh Pemerintah kepada umat Buddha yang telah mengabdikan diri di berbagai majelis untuk perkembangan agama Buddha di Riau yang terdiri dari tiga kategori pengabdian, yakni penghargaan pengabdian selama 10 tahun 20 dan 30 tahun.
Ketua Bidang Media Perayaan Waisak Bersama Umat Buddha Pekanbaru, Nata Hedy Nyo kepada sejumlah Media menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak atas kerjasamanya selama berlangsungnya rangkaian kegiatan  Perayaan Waisak 2563BE/2019 tahun ini, yang terlaksana dengan damai, sukses dan dicatat sebagai sebuah Prestasi bagi umat Buddha di Riau oleh Pemerintah Provinsi Riau. (Ferry Anthony)
