Begitu Mendengar Informasi Guru Ngaji dan Imam Masjid Menderita Penyakit, Kadiskes Kampar Langsung Respon
BANGKINANG KOTA -(auranews.id)- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Dedi Syambudi, SKM langsung merespon adanya pemberitaan dari salah satu media online terkait guru ngaji dan imam masjid di Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar menderita penyakit diduga tumor usus ganas dia mengeluarkan nanah serta membutuhkan biaya pengobatan yang tidak sedikit.
“Sudah kita tindak lanjuti dinda,” ujar Dedi dalam pesan di facebooknya terkait postingan berita tersebut, Sabtu (15/06/2019) siang.
Dedi mengaku bahwa sudah cek ke lapangan terhadap kondisi pasien dan begitu juga terhadap BPJS pasien ada serta aktif.
“Karena pasien menggunakan BPJS Mandiri, kita sedang memproses peralihan BPJS nya dari mandiri ke program integrasi, sehingga kita nanti bisa membantu biaya pengobatan diluar biaya BPJS,” jelas mantan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kampar.
Ia mengarahkan jika ingin mendapatkan data lengkap dan silahkan datang ke kantor untuk kita diskusikan dinda.
Sebelumnya, informasi tersebut didapatkan dari salah media online bahwa guru ngaji dan imam masjid tersebut sudah berobat ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Namun karena peralatan tidak ada untuk pemeriksaan lalu Anton Putra berobat ke Rumah Sakit Awal Bros.
Tragis Anton tidak bisa berobat di RS Awal Bros karena menggunakan BPJS tidak diterima.(Rif)
