PEKANBARUĀ -(auranews.id)- Perayaan Idul Fitri 1440 Hijrah telah berlalu, namun tidak halnya dengan harga sembako di Pekanbaru. Harga harga sejumlah kebutuhan pokok masih menjadi keluhan para emak-emak di kota Bertuah.
Seperti harga cabai rawit yang masih bertengger di harga Rp60 ribu dari harga normal Rp36.500 per kilogram.
Sedangkan untuk cabai merah BukitTinggi, saat ini mencapaiĀ Rp80 ribu perkilogramnya, padahal harga normalnyaĀ Rp38.500 perkilogramā. Disaat H-2 jelang lebaran lalu, harga cabai ini sempat menyentuh angka Rp 100 ribu perkilogramā.
Cabai merah Medan diangka Rp55 ribu perkilogramā dari harga normal Rp32.800 perkilogramā, serta cabai hijau Rp40 ribu perkilogramā dari harga normal Rp29 ribu perkilogramā.
Selanjutnya untuk harga bawang merah sudah Rp42 ribu perkilogramā dari harga normal Rp34.800 perkilogramā. Bawang putih yang pernah menginjak angka Rp60 ribu perkilogramā, turun menjadi Rp40 ribu perkilogramā.
” Ya, mudah-mudahan akan segera berangsur turun, karena aktivitas pedagang di pasar pasca libur lebaran akan berdampak terhadap harga-harga ini,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, kepada auranews.id Rabu pagi (12/6/2019).
Untuk harga daging ayam yang juga sempat meroket hingga angka Rp45 ribu perkilogramāSelasa pagi sudah turun menjadi Rp28 ribu perkilogramā dari harga normal Rp25 ribu perkilogramā.
“Pekan ini kita berharap seluruh harga kebutuhan pokok ini sudah kembali normal di angka rata-rata. Kita akan terus melakukan pengawasan di lapangan,” harapnya. (Ferry Anthony)
