BANGKINANG KOTA (auranews.id) – Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Kampar menggelar lomba renang kelompok umur. Acara yang bertajuk Kampar Open Championship se-Sumatera ini dilaksanakan di Obyek Wisata Stanum Bangkinang Kota, 22-23 Desember 2018.
Lomba tersebut diikuti peserta dari berbagai klub renang se-Sumatera. Yakni, Provinsi Riau, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Jambi. Total atlet renang yang mengikuti even ini berjumlah 250 peserta.
Kepada auranews.id, Ketua PRSI Kabupaten Kampar, Eka Sumahamid, ST MSi mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dalam rangka menjalin tali silaturahmi sekaligus mencari bakat-bakat muda di Kampar.
“Tujuan acara ini adalah untuk merajut tali silaturahmi dengan atlet-atlet yang ada se-Sumatera di antar klub dan kemudian juga membangun komunikasi silaturahim dengan para manajer dan juga juri,” ucap Eka Sumahamid kepada auranews.id di lokasi Lomba, Stanum, Bangkinang Kota, Ahad (23/12/2018).
Eka menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan sebuah wadah untuk saling mendukung dan mengevaluasi diri dari berbagai pihak, yakni Atlet, Manajer, Juri dan juga panitia.
“Sehingga nantinya lahir atlet-atlet yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Tentu saja hasil ini harus diperoleh dengan cara yang intensif untuk kita lakukan secara berkesinambungan. Kemudian ini bagus untuk menjadi tolok ukur prestasi bagi atlet tersebut,” pungkas Eka.
Dilanjutkan Eka, bahwa ajang yang rutin dilakukan akan menciptakan bakat-bakat muda yang akan siap mental dalam mengikuti ajang yang sama maupun yang lebih besar lagi.
“Dengan intensif kita lakukan, sehingga mereka terpacu untuk berprestasi, hal ini bagus buat kemajuan anak-anak muda,” imbuh Eka.
Eka juga melihat potensi atlet-atlet muda Kampar di cabang olahraga renang memiliki harapan yang cerah.
“Potensi atlet-atlet Kampar ini sudah kita lihat di saat PORPROV Kampar 2017 yang lalu, kita juara umum dan kemudian harus usaha-usaha untuk mempertahankan prestasi itu. Namun harus ada even-even semangat mereka untuk selalu berprestasi,” tutur Eka.
Lebih jauh Eka mengharapkan, dengan digelarnya lomba tersebut ada bakat-bakat muda yang tergali dan dapat menjadi atlet renang di masa depan.
“Kampar Open ini kan baru pertama kali kita selenggarakan, nah kita berkeinginan agar even ini berkelanjutan. Setiap sekali setahun ada, akan tetapi di Stanum ini bukan hanya Kampar Open saja yang akan kita buat. Minimal ada 3 kegiatan yang akan kita rencanakan,” ungkapnya.
Dijelaskannya bahwa membuat sebuah acara harus melalui izin KONI Kabupaten Kampar. Dan dirinya juga berharap dapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kampar.
“Kita sih, berharap ada dukungan dari Pemerintah. Tetapi, walaupun tanpa ada dukungan Pemerintah Kampar, even kita tetap jalan. Saya kedepan berharap mendapatkan dukungan dari Pemkab Kampar,” tutup Eka.
Sementara itu, Ketua Panitia Zulkifli, S. AP menjelaskan bahwa acara ini merupakan pertandingan kelompok umur yang diikuti oleh sejumlah klub renang se-Sumatera.
“Kita ada pengelompokan umurnya, KU (Kelompok Umur) 1, KU 2, KU 3, KU 4 dan KU 5,” Katanya.
Maksimal umur peserta adalah kelahiran 2001. Dan ada sekitar 138 nomor seri yang dipertandingkan.
“Pertandingan individu, estafet. Untuk estafet ada penggabungan 2 pria, 2 putri,” jelasnya.
Penulis: Fauzi Lalea Saputra
