Minggu, Maret 15, 2026
BerandaDaerahPertanian Lokal Dumai Capai Swasembada Cabai Merah

Pertanian Lokal Dumai Capai Swasembada Cabai Merah

DUMAI -(auranews.id)- Wali Kota Dumai Zulkifli As menyatakan program pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat bidang pertanian sudah berhasil mencapai swasembada cabai merah.

Cabai sebagai salah satu komoditas perhatian pemerintah tahun ini, untuk kedepan akan terus dilakukan peningkatan produksi dengan memberi dukungan kepada petani dengan pembinaan dan bantuan alat pertanian.

“Cabai menjadi perhatian pemerintah, dan tahun ini kita berhasil mencapai swasembada cabai,” kata Zulkifli kepada wartawan, Jumat (1/11/2018).

Perhatian pemerintah untuk pembangunan bidang pertanian, di antaranya, bantuan diserahkan pada kelompok tani dan melaksanakan berbagai program dan kegiatan.

Salah satu program, yaitu, peningkatan kesejahteraan petani dalam bentuk kegiatan peningkatan sistem insentif dan disinsentif bagi petani dan poktan.

Bentuk kegiatan dilaksanakan adalah pengembangan budidaya tanaman pangan dan hortikultura ditujukan untuk petani poktan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejateraannya.

“Sejak 2016, luas lahan tanam dan peningkatan produksi tanaman terus meningkat,” sebutnya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Dumai Hadiyono mengatakan, data menyebutkan bahwa jumlah lahan digunakan oleh petani cabai sekitar 150 hektar.

Ratusan hektar lahan itu dikelola oleh 40 kelompok tani, tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Sungai Sembilan, Bukit Kapur dan Medang Kampai, dengan hasil produksi cabai 4 hingga 6 ton per hektar per minggu.

“Kebutuhan cabai warga dumai bisa terpenuhi petani lokal dan bahkan produksi cabai bisa dikirim ke sejumlah daerah,” katanya.

Menurutnya, produksi cabe lokal petani Dumai sudah melimpah sejak tahun 2015 silam, dan lahan pertanian cabe paling luas terdapat di Kecamatan Sungai Sembilan mencapai 60 hektar.

Sedangkan lahan komoditas cabe di Medang Kampai dan Bukit Kapur produksinya mencapai enam ton per hektar, dan kedepan akan dikembangkan produksi jagung dan ternak.

Sumber : mediacenterriau.go.id

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments