KUOK(auranews.co.id) – Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Agus Candra, SIP menghadiri acara silaturahmi anak kamanakan Persukuan Melayu Pasai Kenegerian Kuok yang diadakan di rumah Sighompu yang terletak di Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kamis (23/2/2023) pagi.
Pada kesempatan tersebut, Agus mengkampanyekan tentang program pemerintah pusat dibidang kesehatan yakni menekan angka Stunting dan pentingnya adanya jaminan kesehatan (BPJS).
Hadir dalam acara silaturahmi tersebut Pucuk Adat Datuk Marajo Indo Persukuan Melayu Pasai Emrizal Kasim, Dt. Bandaro Persukuan Melayu Pasai Rudi Sutan DT, Sighompu (Bundo Kanduong) Ruwaida, Kepala Desa Kuok Kharisman, Plt Kepala Desa Persiapan Pulau Belimbing, Ninik mamak Persukuan Melayu Pasai beserta anak kamanakan.
“Saat ini pemerintah pusat lagi menggalakkan penekanan angka Stunting disetiap daerah. Stunting merupakan sebutan bagi gangguan pertumbuhan pada anak. Penyebab utama dari stunting adalah kurangnya asupan nutrisi atau gizi selama masa pertumbuhan anak. Jangan sampai ada anak kamanakan Persukuan Melayu Pasai yang mengalami hal seperti ini,” katanya.
Selain itu, saat ini Pemerintah juga fokus dalam pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC). Untuk akhir tahun 2023, pelaksanaan UHC ini ditargetkan tercapai di angka 98 persen dari jumlah penduduk.
UHC merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.
“Untuk tahun 2024, kemungkinan Jamskesda sudah tidak ada lagi. Untuk itu kepada pak kades agar mendata seluruh warganya mana tau ada yang belum terdaftar didalam BPJS. Bantu daftarkan seluruh warga kita, bagi yang belum terdaftar untuk segera didaftarkan agar seluruh warga ada jaminan kesehataannya. Untuk tercapainya target UHC tersebut perlu anggaran yang besar lebih kurang 50-60 Milyar dan ini harus dianggarkan oleh pemerintah daerah,” pesan politikus Golkar itu kepada Kepala Desa.

Terkait acara Persukuan Melayu Pasai, Agus berharap silaturahmi dapat selalu terjaga antara ninik mamak dan anak kamanakan sehingga Persukuan Melayu Pasai Kenegerian Kuok selalu bersatu.
Dalam kegiatan ini, ada sejumlah rangkaian acara. Selain pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, pertemuan ini juga diisi dengan ceramah atau tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Nursal yang mengajak Persukuan Melayu Pasai untuk selalu mempertebal keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.***
