SALO(Auranews.co.id) – Untuk menyalurkan kemampuan para pecinta game Free Fire Batleground, Pemuda Salo Timur akan menggelar Turnamen Free Fire season 1, yang akan diselenggarakan tanggal 26 Desember 2020 di Lapangan Terbuka Kerawai, Jalan Tarandam, Desa Salo Timur, Kecamatan Salo.
Ketua Penyelenggara Turnamen Free Fire Salo Timur Season 1, M. Rio Aldo didampingi sekretaris, M. Rico Fahrul mengatakan Pertandingan ini sengaja diadakan untuk lebih mengenalkan cabang olahraga E-Sport kepada masyarakat dan khususnya para gamers. Selain itu, acara ini diadakan untuk mengasah bakat dan kemampuan para gamers Kecamatan Salo.
“Para gamers dapat menyalurkan bakat dan kemampuan mereka melalui turnament ini sekaligus menjadi ajang interaksi atau silaturahmi antar anak, remaja, dan pemuda,” tuturnya, Kamis (10/12/2020).
Adapun waktu pandaftaran mulai dibuka hari ini, tanggal 10-20 Desember 2020, untuk syarat mengikuti turnamen yang terbuka untuk umum ini kata dia. Hanya membayar uang registrasi sebesar Rp. 75 Ribu.
“Total hadiah yang diperebutkan dalam turnament ini sebesar Rp. 3,1 juta. Untuk juara pertama. akan mendapatkan Rp. 1,5 juta, juara dua Rp. 1 Juta, sedangkan Juara tiga Rp. 500 ribu. Kami juga akan mengambil satu player terbaik yang akan mendapatkan hadiah sebesar Rp. 100 ribu. Disamping hadiah uang pembinaan, masing masing pemenang akan mandapat sertifikat dan trofi,” Jelasnya.
Rio menambahkan, untuk informasi lebih lanjut bisa langsung menghubungi via Whatsaap yang telah di cantumkan.
Kemudian, untuk target peserta dalam turnamen ini, sebanyak 48 team yang terbagi menjadi 4 Grup dan dari setiap timnya berisikan 4 orang.
“Dengan turnament ini kami berharap bisa membangun kekompakkan dan solidaritas masyarakat khususnya para generasi muda Desa Salo Timur, Karena dalam ajang turnamen ini kami ingin lebih mengarahkan para generasi muda bergerak ke hal positif,” Ucapnya.
Kemudian Rio juga mengatakan jika pertandingan-pertandingan seperti ini sukses kita gelar, akan terus diadakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, bakat dan kemampuan para gamers terus terasah dan teruji.
“Melalui kegiatan – kegiatan seperti ini para gamers kita akan mampu bicara banyak dievent yang lebih tinggi. Semoga dengan diadakannya turnamen seperti ini dapat dilirik oleh pihak eSport di Indonesia dan meningkatkan semangat anak muda para gamers khusunya di game Free Fire agar terhindar dari kegiatan yang melanggar norma hukum dan agama”, Tutup Rio.***
