BANGKINANG KOTA -(auranews.co.id)- Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed, SE, M.Han mengatakan ada beberapa hal yang mesti dilakukan agar kasus covid-19 di Riau, khususnya di Kabupaten Kampar tidak bertambah. Terlebih lagi, kasus covid-19 di Kampar tinggi.
“Ada 3 M, yakni memperhatikan jarak, memakai masker, dan mencuci tangan,” terang Ismed saat rapat percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Kampar, Rabu (19/08/2020) di Balai Bupati Kampar.
Ismed menuturkan, kasus covid-19 tidak akan pernah selesai jika masyarakat tidak taat, patuh dan disiplin terhadap aturan protokol covid-19.
“Kalau tiga hal ini dilakukan dengan disiplin, saya yakin tidak akan ada kasus covid-19,” ucapnya.
“Jika kita lihat perilaku masyarakat, tidak hanya di Kampar, banyak masyarakat yang di Riau yang tidak disiplin,” tambahnya lagi.
Pria yang pernah menjabat Danyon 132/Bima Sakti ini pun mendorong untuk memberikan sanksi bagi masyarakat yang tidak disiplin dan taat pada peraturan covid-19.
“Masyarakat harus dipaksa dengan sanksi. Selain itu, kita juga harus jujur, jujur pada diri sendiri apabila terpapar covid-19,” tegasnya.
Menurut Ismed, kejujuran sangat penting. Sebab, dengan kejujuran bisa menekan angka kasus covid-19 di Riau.
“Kejujuran sangat penting, jika tidak jujur, kasus positif covid-19 akan terus bertambah,” ujarnya.
Putra jati Riau ini pun berharap, agar pandemi covid-19 ini segera berakhir, dan meminta kerjasama semua pihak untuk memutuskan mata penularan covid-19.
“Saya minta kita bekerjasama dan kita satukan persepsi untuk melakukan langkah bersama-sama memutuskan mata rantai covid-19. Mari sama-sama berdoa kepada Allah SWT, semoga pandemi covid-19 berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa.
Tampak hadir Gubernur Riau Drs. H. Syamsuar, M.Si, Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi, SH, S.IK, M.Si, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI M Syech Ismed, SE, M.Han, Forkopimda Kampar, OPD dan insan pers. (FLS)
