Jumat, Mei 1, 2026
BerandaDaerahPersoalan Rakyat, Afdhal: Dewan Jangan Membisu

Persoalan Rakyat, Afdhal: Dewan Jangan Membisu

KAMPAR(auranews.co.id)Besarnya gaji dan tunjangan yang diberikan kepada anggota DPRD Kampar mendapat tanggapan serius dari aktivis KAMMI Afdhal. Pasalnya belum ada terlihat gebrakan yang membanggakan untuk masyarakat Kabupaten Kampar.

Dewan Penasehat KAMMI Kampar ini mengatakan bahwa fasilitas yang diberikan Negara kepada wakil rakyat ialah untuk memberikan sumbang pemikiran, ide dan gagasan yang melindungi masyarakat, sesuai dengan fungsinya legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Jangan sampai jadi Dewan cuma absen dan duduk manis dikantor. Mereka dibayar mahal oleh rakyat dan diberikan fasilitas mewah untuk memperjuangkan rakyat agar bicara lantang terhadap persoalan rakyat bukan membisu seribu alasan,” kata Afdhal .

Banyak persoalan rakyat yang harus dikawal Dewan untuk diawasi dan diperjuangkan diruang terhormat itu.

“Penanggulangan Kemiskinan, infrastruktur, nasib guru honorer, pemberantasan Korupsi, menjamurnya indomaret – alfamart, Beasiswa untuk Mahasiswa miskin yang dihapuskan semua itu menjadi kewajiban wakil rakyat untuk memperjuangkan. Mana suara lantang mereka? kecuali hanya beberapa orang saja,” ujar Afdhal saat diwawancarai awak media, Jumat (13/3/2020).

Lebih lanjut aktivis yang dikenal kritis dan vokal ini mengungkapkan banyak wakil rakyat yang hanya diam dengan persoalan rakyat. Apa yang dibuat untuk masyarakat juga tidak jelas, janji kampanye hanya tinggal janji kosong.

“Saya melihat hanya 10% dewan yang berani bicara dan selalu bersuara terhadap persoalan masyarakat. Selebihnya entah ngapain itu,” ujarnya

 “Belum semua anggota DPRD yang menjalankan fungsinya dengan baik. Mungkin suara mereka aurat sehingga diam adalah emas,” sindir Mantan Ketum KAMMI Kota Pekanbaru ini sambil mengakhiri pembicaraannya.***

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments