MAGELANG(auranews.co.id) – Komisi IV DPRD Kabupaten Kampar melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (28/2/2020).
Kunker Komisi IV DPRD Kampar ini dalam rangka sharing informasi tentang wisata dan pengelolaan Pertamanan di daerah tersebut. Pasalnya, Magelang memiliki cagar budaya Candi Borobudur, selain itu Magelang juga dikenal dengan kota sejuta bunga.
Rombongan tersebut disambut oleh Kepala DLH Kabupaten Magelang, Plt Pardi Sriono, SH yang diwakili Sekretaris Drs. Joko Sudibyo, MT beserta beberapa orang stafnya.
Mengawali pertemuan, Sekretaris DLH Kabupaten Magelang, Drs. Joko Sudibyo, MT mengucapkan terimakasih kepada komisi IV DPRD Kampar atas kunjungannya.
“Selamat datang di Kabupaten Magelang, kunjungan ini sangat berarti bagi kami,” kata Joko.
Menanggapi hal ini, Ketua komisi IV DPRD Kampar, Agus Candra, SIP mengatakan bahwasanya kunjungan ini merupakan kunjungan kerja DPRD Kampar untuk mencari informasi tentang pertamanan yang ada di Kabupaten Magelang.
Menurut Agus, Pertamanan di Kabupaten Magelang patut dicontoh sebab pertamanannya dikelola dengan baik.
“Kami ingin mengetahui bagaimana pengelolaan Pertamanan disini agar bisa diterapkan didaerah kami,, sebab Kabupaten Kampar ingin membangun RTH” kata Agus.
Selama perjalanan menuju DLH Kabupaten Magelang, Agus mengaku takjub dengan pepohonan yang ditanam sepanjang jalan. Menurutnya, pepohonannya asri.
“Kami mengharapkan sekali kita bisa sharing informasi disini, pepohonannya asri dan nyaman,” ujar Agus yang didampingi oleh wakil ketua komisi IV, Hanafi, sekretaris Mahmud Zainuri dan anggota komisi IV Diski, Haswinda, Jasnita Tarmizi, Jamris, SH, Syafrudin Domo, Anasril, Safi’i Samosir, Sunardi dan Ali Sobirin.
Harapan dari wakil Rakyat Kampar ini direspon baik oleh DLH Kabupaten Magelang. Mereka mengaku siap untuk berbagi informasi dalam kunjungan kerja itu.
Untuk diketahui, Kabupaten Magelang menanam ribuan pohon tabebuya. Pohon ini merupakan salah satu jenis pohon yang akhir-akhir ini naik daun. Pohon tabebuya akan terlihat indah saat musim kemarau tiba, soalnya daunnya akan berguguran dan bunganya akan mekar dengan indah.
“Kalau musim kemarau datang kira-kira bulan Agustus-Oktober, daunnya akan gugur dan bunganya bermekaran. Bapak-bapak/ibu-ibu tinggal memakai kimochi dan berfoto dibawah pohon tersebut sudah seperti berada di Jepang,” kata Joko.***
