KAMPAR -(auranews.id)- Harapan masyarakat Desa Pulau Birandang, Kabupaten Kampar, untuk perubahan, akhirnya terjawab sudah. Berdasarkan hasil pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang dilakukan di Desa Pulau Birandang, Selasa (26/11/2019). Tomas Renaldo unggul telak dari pesaingnya.
Tomas Renaldo yang pada Pilkades mendapatkan nomor urut 3 ini mampu meraih suara terbanyak, dengan perolehan 1.203 suara. Sementara pesaingnya nomor urut 1 (satu) Indra Noupal hanya mampu meraih 792 suara, nomor urut 2 (dua) Hairam 79 suara, dan nomor urut 4 (empat) Darlisman 643 suara.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dengan antusias masyarakat yang datang untuk memilih sangat luar biasa. Berarti masyarakat sudah sadar untuk perubahan yang lebih baik. Ribuan terimakasih yang tak terhingga atas kedatangan masyarakat untuk datang memilih di TPS,” kata Tomas saat dihubungi auranews.id usai Pilkades Desa Pulau Birandang, Selasa (26/11/2019) malam.
Pria kelahiran 22 Maret 1984 ini pun siap memberikan perubahan nyata kepada masyarakat, seperti perbaikan manajemen pemerintah, membangun infrastruktur dan siap memberikan pelayanan kesehatan yang baik.

“Saya siap memperbaiki struktur kinerja pemerintahan. Kalau satu visi dan misi dalam satu rumah, tentu kita dapat bekerja sangat nyaman. Saya akan transparan dalam bekerja. Ini semua saya lakukan demi meningkatkan perekonomian masyarakat di Desa Pulau Birandang,” ungkap Tomas dengan bahagia atas kepercayaan masyarakat terhadapnya.
Tomas pun akan segera bergerak cepat dengan melaksanakan sejumlah program yang telah direncanakannya dalam memimpin Desa Pulau Birandang. Bahkan siap memanfaatkan BUMDes untuk kepentingan masyarakat.
“Kita akan segera mempercepat infrastruktur jalan, seperti jalan lingkar dan pengerasan. Hal ini perlu kita lakukan dengan cepat untuk kepentingan masyarakat. Apalagi masyarakat Pulau Birandang ini mayoritas penduduknya petani. Dulu hasil sawahnya sangat luar biasa dan irigasi yang baik. Namun, sayangnya saat ini menurun. Kita akan tingkatkan kualitas pertanian di Desa,” tutupnya. (FLS)
