BATUBERSURAT -(auranews.id)- Ratusan karung pupuk bersubsidi merek organik diduga diseludupkan oleh ketua koperasi aneka karya usaha Rusdi di rumahnya Kelurahan Batu Bersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar.
Dari pantauan Auranews.id Minggu (30/8/2019) siang, terlihat ratusan pupuk dengan karung jernih bermerek organik bersubsidi bertumpukan di bagasi mobilnya.
Tidak hanya disitu, ratusan karung pupuk juga disusun dibelakang rumah ketua koperasi itu.
Saat dikonfirmasi, Rusdi mengaku pupuk yang dipindahkan dari KUD Aneka Karya Usaha sudah habis masa edar atau expired.

“Pupuk ini sudah tidak baik lagi, sudah kadaluarsa, karena sudah lama tidak dibeli orang. Dari pada menumpuk digudang lebih baik dipindahkan aja kesini,” katanya.
Rusdi juga menyebutkan tumpukan pupuk yang tidak laku sudah resiko dirinya. “Ini sudah resiko saya, dan pupuk ini akan dijual murah 20 ribu perkarung,” akuinya.
Saat ditanyakan kenapa pupuk itu dipindahkan ke rumah, sementara gudang di KUD kosong. Ia menjawab karena gudang itu mau diisi dengan pupuk kebun.
“Ini pupuk sayur, dan gudang itu akan diisi lagi nanti,” tutupnya.
Saat wartawan auranews.id membalikkan karung pupuk juga terlihat sebuah tulisan yang mengatakan masa edar Mei 2020 dan alamat produksi gresik indonesia. Hingga berita ini diturunkan tumpukan ratusan karung pupuk bersubsidi masih berada dirumah Rusdi. (Defrizal)
