PEKANBARU-(auranews.id)- Salah satu Program Gubernur Riau Syamsuar di tahun 2020 adalah meningkatkan mutu para guru-guru SMA/SMK di Provinsi Riau.
Upaya meningkatkan mutu guru tersebut, diantaranya dengan memberikan pelatihan peningkatan kompetensi guru. Sehingga dapat menghasilkan para anak didik yang cerdas dan guru-guru yang berkualitas.
“Tahun depan program kami itu pelatihan kompetensi terhadap guru-guru. Karena anak-anak yang berhasil dari guru yang berkualitas,” ujar Syamsuar.
Menurutnya, jika guru tidak pernah mendapat pelatihan, maka guru tidak bisa menyesuaikan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Makanya pelatihan guru ini penting agar guru bisa menyesuaikan berkembangan ilmu pengetahuan yang akan disampaikan kepada anak-anak. Kegiatan ini sudah kita masukkan di program 2020,” ungkapnya.
Menurunnya mutu para guru-guru di Sekolah negeri juga mengagetkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Riau Rudyanto.
Padahal setiap ada pelatihan peningkatan kompetensi, para guru negeri selalu diikut sertakan.
Berkaca dari passing grade yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terkait hasil rata-rata nilai Ujian Nasional (UN). Dimana di Riau hanya ada beberapa sekokah yang masuk ke dalam 100 SMA negeri dan swasta peraih NEM tertinggi, yaitu SMA Mutiara Harapan, Pangkalan Kerinci, Pelalawan.
“Padahal kalau ada pelatihan dari Kemendikbud yang diundang guru negeri,” ungkapnya heran.
Kedepannya, Rudyanto berharap para guru SMA/SMK sederajat di Riau dapat meningkatkan kompetensi dirinya. Sehingga nilai kelulusan siswa saat UN tak kalah dengan sekolah swasta. (Ferry Anthony)
Video, mari sukseskan Kampar Internasional Dragon Boat Festival di Danau Rusa, 18-21 Juli 2019:
