PASIR PENGARAIAN(AuraNEWS) – Ketika hujan disertai angin kencang di kawasan jalan Diponegoro Simpang Kaiti Kelurahan Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) membuat sebuah baliho berukuran 6 m X 3 m, diperkirakan seberat setengah ton terlihat miring dan nyaris ambruk.
Dari pantauan awak media, hingga saat ini baliho tersebut belum ditangani oleh pihak berkompeten, bahkan terlihat beberapa rangka besi yang terputus dibiarkan begitu saja.
Melihat kondisi itu, sejumlah warga khawatir baliho tersebut roboh dan mengenai pengendara yang melintas, apalagi kabel listrik nya juga semrawut terletak di pintu gerbang Sekolah Dasar Negeri (SDN) 001 Rambah.
“Padahal udah dari dulu tapi belum dicopot, jadi was-was kalau lewat situ,” kata Mis (43 th), pengemudi becak di Kota Pasir Pengaraian, Sabtu (22/6/2019) pagi.
Menurut salah seorang wali murid yang baru saja mengambil rapor anaknya di SDN 001 Rambah yang rumahnya tak jauh dari lokasi baliho mengatakan, saat angin kencang kerangka besi baliho itu terlihat bergoyang dan bersentuhan dengan kabel listrik yang ada disekitar tempat itu, hingga kerap mengeluarkan api.

“Petugas sempat datang melihat kondisi baleho tersebut, namun pihaknya tidak mengetahui secara pasti kenapa hingga saat ini belum ada perbaikan, kami berharap agar kerangka baliho itu segera diperbaiki karena rawan roboh,” ujarnya.
Apalagi saat ini cuaca sering hujan disertai angin kencang, hal tersebut justru membuat khawatir warga sekitar dan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.
Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri, SH saat dikonfirmasi terkait masalah ini, langsung respon dan akan segera meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rohul untuk segera membuka baleho tersebut.
Penulis : Alfian Tob
Editor : MS Faidar
