BANGKINANG KOTA -(auranews.id)- Anton Putra pria kelahiran Pasir Putih ini yang mengalami penyakit diduga tumor usus ganas mengaku kondisinya saat ini sudah berangsur-angsur membaik.
“Alhamdulillah pak sudah agak mendingan, namun jika timbul rasa nyeri saya tidak bisa berbuat apa-apa apalagi melaksanakan tugas sebagai guru dan imam seperti biasa,” ungkapnya saat dihubungi, Sabtu (13/06/2019) sore.
Ia juga menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan oleh media itu memang benar adanya, begitu juga foto yang ditampilkan.”Informasinya udah betul itu pak, foto itu adalah sewaktu sudah operasi. Ini ada foto terbaru dan penyakit ini dideritanya sekitar 8 bulan yang lalu, namun yang pasti kapannya saya tidak ingat,” jelasnya.
Lanjut Anton, saat ini dirinya sangat berharap sekali bisa mengobati penyakit yang dideritanya karena ingin mengabdi seperti sedia kala sehingga aktifitas mengajar ngaji, Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) dan menjadi pengurus serta imam tidak terganggu lagi.
“Kalau lagi tidak sakit dan timbul nyeri, Alhamdulillah bisa ngajar ngaji dan ngajar di MDA dan serta menjadi imam. Jika lagi sakit timbul rasa nyeri, isteri saya yang mengantikan saya ngajar ngaji dan ngajar di MDA karena jadwal tetap ngajar saya 2 kali seminggu selaku guru, kalau selaku Kepala MDA ya harus setiap hari kontrolnya,” ujar Anton Kepala MDA Bustanul Huda Dusun 2 Desa Lubuk Sakat, Kecamatan Perhentian Raja.
Menurut Anton, kondisinya saat ini kurang begitu sehat apalagi disertai berkurangnya berat badan. “Rasa nyeri terus terpaksa harus kita nahan sakit dengan meminum obat anti nyeri dari resep yang diberikan oleh dokter untuk mengurangi rasa sakit,” bebernya.
Dirinya juga mengaku sudah ada pihak dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar yang berkunjung kerumahnya untuk membantu terkait kendala BPJS Mandiri yang dimilikinya untuk segera berobat ke Rumah Sakit. “Ada barusan datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar kerumah dan kemarin juga ada dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau. Itu kata mereka akan dibantu pengobatan dengan dialihkan BPJS yang saya punya ke BPJS dari Pemerintah untuk dirujuk ke Jakarta,” katanya.
Ia berharap dan berdoa agar segera penyakit tumor usus ganas yang dideritanya segera diobat dan sembuh sehingga dapat kembali mengajar dan menjadi imam. “Doakan saya agar penyakit ini bisa disembuhkan agar aktifitas tidak terganggu. Apalagi imam yang dituakan dan apabila terjadi masalah, kita selaku imam yang termasuk dituakan diminta untuk memberikan solusi dan jalan penyelesaiannya,” ujarnya mengakhiri wawancara.
