KAMPAR (auranews.id) – Sekda Kampar Drs. Yusri M.Si dan kepala Inspektorat Kabupaten Kampar Drs. Muhammad, M.SI mengikuti rapat kooordinasi (Rakor) nasional pengawasan intern Pemerintah tahun 2019 ditaja oleh badan pemeriksa keuangan pembangunan (BPKP) di hotel Bidakara Jakarta, Kamis (21/3/2019).
Rakor yang merupakan agenda tahunan sejak tahun 2015 dibuka oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla mengusung tema penguatan APIP dalam mengawal akuntabilitas keuangan dan pembangunan yang berkualitas.
1200 orang peserta mengikuti kegiatan terdiri dari APIP, BPKP, Aliansi Auditor Internal Indonesia dan sekretaris daerah dengan narasumber Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kominfo Rudianto dan Kepala BPKP Pusat Arsen Adi Perdana.
Setelah mendengarkan pemaparan nara sumber Sekda Kampar menginginkan adanya peningkatan kualitas pengelolaan keuangan secara akuntabel dan berkualitas hingga tingkat desa, katanya saat dihubungi awak media.
“Kita menginginkan adanya sistem pengendalian yang handal dan dikelola oleh SDM yang kompeten”, ujar Yusri.
Dikatakan, pemerintah telah memberikan atensi terhadap pencapaian penguatan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Kampar yang sudah mencapai level III, sementara untuk penguatan dan kapabilitas APIP lagi berproses menuju level III.
Kapabilitas APIP harus ditingkatkan sehingga bisa membimbing dan memberikan legal opini kepada OPD dan pemerintahan desa terkait dengan pelaksanaan kegiatan, ucapnya.
Sementara, Drs. Muhammad mengatakan siap meningkatkan kapabilitas APIP di Kabupaten Kampar. “Untuk penguatan APIP kita berupaya mengirimkan banyak peserta pada pelatihan-pelatihan, diklat-diklat substantif yang langsung diasuh oleh BPKP bahkan ada workshop-workshop yang dibimbing langsung oleh KPK, jika adanya dukungan anggaran”, ujar Muhammad
Dengan banyaknya peserta mengikuti berbagai kegiatan, diharapkan peranan APIP Kampar kedepan dapat ditingkatkan sehingga pelaksanaan pembangunan di Kampar dapat berjalan akuntabel secara keuangan dan berkualitas”, tutupnya. (HMS/Syailan Yusuf).
