Senin, Februari 26, 2024
BerandaTak BerkategoriPembangunan JTRS Dinilai Sarat Kepentingan

Pembangunan JTRS Dinilai Sarat Kepentingan

KAMPAR – Anggota Komisi C DPRD Kampar, Juswari Umar Said, SH, MH, mencurigai adanya berbagai permainan dalam proyek pembangunan Jalan Tol Riau-Sumbar (JTRS) sepanjang 40 kilometer.

Megah proyek senilai Rp3,5 triliun lebih itu disebut sarat kepentingan. “Aroma permainan pun semakin semerbak,” kata Juswari, Rabu (17/6/2020).

Sudah beroperasi, kenapa belum mengantongi IMB, mengapa pajak dan retribusi belum juga berjalan, kenapa setelah dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) baru mau urus ini dan itu, katanya curiga.

“Ini patut diduga ada permainan,” sebutnya.

Kenapa pula setelah heboh, semua pada sibuk. Harusnya, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak lengah.

“Saya yakin OPD sangat jeli dan gesit, namun jangan harus dibangunkan, baru bergerak,” sindirnya.

Mengingat, DBH Kampar semakin tahun semakin berkurang, harusnya OPD semakin jeli menggali potensi sumber-sumber PAD.

Ada jutaan ton bahan material dari usaha galian digunakan dalam pembangunan JTRS, baik itu tanah timbun, pasir, kerikil, batu dan lainnya.

Begitu juga dengan pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Rengat, berkemungkinan materialnya juga didatangkan dari Kampar. Untuk pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, allahualam.

Bila nanti pajak dan retribusi di JTRS bisa dipungut, ia mengingatkan agar tidak dilakukan secara manual, karena berpotensi mengalami kebocoran.

Untuk itu, dalam waktu dekat Komisi C DPRD Kampar turun kelapangan guna meninjau pengerjaan pembangunan, tuturnya. (Syailan Yusuf)

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments