Senin, Februari 26, 2024
BerandaDaerahPelaku Aksi Viral Pelukan dengan Lawan Jenis dan Coret Seragam SMA, Akhirnya...

Pelaku Aksi Viral Pelukan dengan Lawan Jenis dan Coret Seragam SMA, Akhirnya Minta Maaf

ROKANHULU(AuraNEWS.co.id) -Belasan Pelajar SMA Negeri 1 Kunto Darussalam Kecamatan Kunto Darussalam Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau mendadak viral di media sosial (medsos) pasalnya ada tiga orang siswi yang nekat melakukan aksi photo berpelukan dengan lawan jenis saat usai merayakan kelulusannya yang diumumkan pada Sabtu (2/5/2020) sore.

Sebelumnya diberitakan sejumlah foto dan video memperlihatkan para Pelajar SMA yang bertingkah seronok saat merayakan kelulusan

Foto dan video itu diduga diunggah pada akhir pekan lalu usai pengumuman kelulusan para pelajar sekolah. Ada sedikitnya tiga photo dan satu video yang menyebar di media sosial, baik itu Instagram, Twitter hingga menyebar kesejumlah WhatsApp.

Video amatir yang diunggah di salah satu story akun Instagram @hayatunjumainii berdurasi sekitar 44 detik tersebut memperlihatkan seorang siswi dengan berpakaian seragam rok mini warna abu-abu, bergambar dibagian pantat yang mirip seperti alat kelamin pria.

Tak hanya itu, dalam videonya dia juga terlihat berteriak-teriak seraya meminta semua teman-temannya untuk mencorat-coret pakaian putih abu-abunya itu, selain satu itu, dia juga mengunggah photo bersama dengan seorang siswa SMA yang pakaiannya dicoret dan digambar wanita tanpa busana.

Kata-kata yang ditulis serta video yang diunggahnya itu beredar mengundang banyak perhatian masyarakat dan netizen. Bahkan, tulisan dan Video Hayatun Jumaini itu sudah dibagikan hingga ribuan kali oleh netizen di Facebook.

Dalam unggahannya mengatakan, mengajak sebagian anak pelajar yang baru lulus itu untuk bergoyang dan menikmati kelulusan mereka. Bahkan saat Hayatun Jumaini memanggil seorang siswi untuk bergoyang bernada kotor “Hei sinilah, taik kau,” sambil menenggak teh botol.

Perilakunya itu, mendapat berbagai tanggapan dari kalangan masyarakat dalam dan luar daerah khususnya para netizen di Facebook.

Sementara itu Plt Kadisdik Provinsi Riau Kaharudin saat dikonfirmasi via selulernya Senin (4/5/2020) malam mengatakan, “Saya juga sudah dapat informasi soal kejadian itu viral di media sosial,” jelasnya.

Menurutnya, kelulusan siswa sengaja diumumkan pada Sabtu (2/5/2020) malam guna untuk mengantisipasi siswa melakukan perayaan, seperti konvoi, coret baju dan sebagainya.

“Kelulusan kita umumkan lewat online malam hari, supaya tidak ada siswa yang merayakan, karena dilarang, dan sekarang kan juga ada wabah virus corona,” katanya.

Namun, kata Kaharudin lagi perayaan kelulusan dilakukan siswa SMA Negeri 1 Kunto Darussalam pada esok paginya, Minggu (3/5/2020) dan perayaan kelulusan tidak dilakukan oleh semua siswa, tapi hanya ada beberapa orang.
Informasinya hanya beberapa siswa.

“Mereka konvoi jalan di sekitar Kecamatan Kunto Darussalam,” sebutnya.

Saat dimintai komentar terkait masalah ini, Kaharuddin mengaku sangat menyayangkan aksi siswa yang merayakan kelulusan tersebut,”” ungkapnya.

Setelah sempat viral di berbagai medsos, akhirnya pelaku yang telah melakukan aksi corat-coret di kelulusan SMA tersebut meminta maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan dalam video berdurasi 00:57 detik.

“Kami sendiri yang telah melanggar aturan sekolah, sebenarnya pihak sekolah tidak membenarkan hal itu (aksi corat-coret_red), tapi kami sendiri membuat hal tersebut menjadi salah,” terangnya.

“Kami mohon maaf kepada semua pihak yang telah dirugikan. Buat netizen, pihak sekolah, pihak Dinas Pendidikan, kami mohon maaf,” tutupnya yang didampingi oleh dua orang rekannya.(***/Alfian Tob/Faidar)

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments