Minggu, Maret 3, 2024
BerandaDaerahTangani Pasien Covid-19, Petugas Medis RSUD Bangkinang Dikarantina

Tangani Pasien Covid-19, Petugas Medis RSUD Bangkinang Dikarantina

KAMPAR(auranews.co.id) – Sebanyak 23 petugas medis yang menangani pasien Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Kabupaten Kampar dikarantina di Hotel Altha Bangkinang. Mereka tak pernah pulang ke rumah semenjak adanya pasien yang terjangkit corona di Negeri Serambi Mekkahnya Riau.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkinang, dr. Asmara Fitra Abadi mengatakan petugas medis ini diisolasi sebab mereka kontak langsung dengan pasien covid-19.

“Mereka (petugas medis-red) tidak diperbolehkan pulang kerumah sebab kontak langsung dengan pasien corona. Mereka diisolasi di Hotel Altha Bangkinang,” kata dr. Asmara Fitra Abadi saat dihubungi auranews.co.id, Selasa malam (7/4/2020).

Ia menjelaskan bahwa 23 petugas medis ini terdiri dari 4 dokter, 14 perawat, petugas radiologi dan laboratorium.

“Semuanya sudah disiapkan di Hotel tersebut, mulai dari sarapan pagi, makan siang dan makam malam, ini merupakan salah satu bentuk upaya Pemkab Kampar memutus wabah corona,” terangnya.

Pria yang akrab disapa dr. Ifi itu menambahkan, melihat pandemi covid-19, pihak RSUD berencana untuk menambah beberapa orang petugas medis beserta bed pasien corona.

“Persiapan ini kami lakukan setelah Kabupaten Kampar menaikkan status siaga menjadi tanggap darurat covid-19,” katanya.

Untuk itu, ia dengan tegas mengingatkan masyarakat Kabupaten Kampar untuk bersikap jujur dengan penyakit yang dialami atupun bagi masyarakat yang baru pulang dari daerah yang terpapar covid-19.

“Sudah berulang kali kami sampaikan, masyarakat harus jujur baik tentang sakit yang diderita ataupun riwayat perjalanan. Jika masyarakat tidak jujur, nanti petugas medis bisa terpapar dan ini yang kami takutkan sebab kita kekurangan tenaga medis,” pungkas dr. Ifi.

Sampai saat ini sudah ada 2 orang pasien positif covid-19 di Kabupaten Kampar berinisial ‘HN’ (38) dan ‘S’ (42). Untuk pasien ‘HN’ ditangani oleh tim medis RSUD Bangkinang sedangkan ‘S’ ditangani oleh salah satu rumah sakit di Pekanbaru.***






RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments