Senin, Februari 26, 2024
BerandaDaerahDandim 0321 Rohil Resmikan Panen Raya Padi Binaan Babinsa Koptu Sugianto di Desa...

Dandim 0321 Rohil Resmikan Panen Raya Padi Binaan Babinsa Koptu Sugianto di Desa Pekaitan

ROHIL(auranews.co.id) – Dandim 0321 Rohil, Agung meresmikan kegiatan panen raya tanaman padi seluas 40 Haktare di Desa Rokan Baru Pesisir Kecamatan Pekaitan, Sabtu (21/03/2020) sekira pukul 09.00 wib hingga selesai.

Tampak kedatangan Dandim 0321, Agung dilokasi disambut antusias masyarakat setempat. Turut hadir Babinsa Koptu Sugianto dan DPC PATRI ROHIL, M. Nizar, SE. MM, Datuk penghulu Suak temenggung, Datuk penghulu Karya Mulyo sari. Datuk penghulu Rokan baru dan Datuk penghulu Rokan baru pesisir.

Pantauan awak media, lahan tersebut berada ditepi sungai Rokan dan akses jalan yang menuju lokasi lebih kurang 2 kilo meter dari kantor desa Rokan baru pesisir.

Dalam hal ini, diyakini pihak Kodim 0321 melalui Babinsa bersama masyarakat telah berhasil  memanfaatkan lahan bekas abrasi sungai Rokan di tahun 1996, seiring waktu lahan yang abrasi tadi perlahan timbul kembali dan alhasil dimanfaatkan kembali di tanam padi seluas lebih kurang 40 Ha, ditanam padi Ramos dan KKB, serang dan kalus.

yang menjadi perhatian kedepannya adalah masalah akses jalan masuk ke lokasi yang sangat memprihatinkan, dan melewati jembatan kayu yang rawan akan timbul kecelakaan.

Pada kesempatan itu Dandim 0321 Rohil, Agung,  sampaikan di tengah-tengah sejumlah petani yang lagi memanen akan meminjamkan traktor sebanyak 5 unit, harapan dengan alsintan tersebut semakin memudahkan petani untuk menggarap lahan dan memperluas lahan yang ada sekira 100 haktare.

Dikatakannya lagi, bahwa proses pemanfaatan lahan hingga produktif memakan waktu sejak 2017 sampai dengan tahun 2020. Penuh perjuangan lah, TNI bersama rakyat menuju makmur.

Ditempat yang sama, Datuk penghulu Desa Rokan Baru Pesisir, Sujarwo Edi, menyebutkan, bahwa hendaknya pihak Pemda Rohil dapat memberikan perhatian akan hal tersebut terkait pembangunan jalan sebagai akses masuk.

“Dengan menggarap lahan yang sudah produktif ini hendaknya akses jalan dan ada beberapa titik lokasi sungai untuk di lakukan normalisasi, agar kedepannya lahan tersebut tidak mengalami banjir, sebab jika akses air bagus, petani akan mencoba Budi daya tanaman lain, seperti jagung, kedelai dan lainnya. “katanya.(Auzar/Zemi)

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments