Senin, Februari 26, 2024
BerandaDaerahPerjuangan Melawan Tumor, Dandim Aidil: Zikir Penyembuh Batin Riska

Perjuangan Melawan Tumor, Dandim Aidil: Zikir Penyembuh Batin Riska

KAMPAR -(auranews.co.id)- Jemari tangan gadis berparas cantik itu tampak lemah menggerakkan butir-butir tasbih. Dengan suara yang nyaris tak terdengar ia berzikir menyebut asma Allah disertai doa agar penyakitnya bisa sembuh.

Riska (17) namanya, ketegaran warga Lipat Kain, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar ini tampak dari wajahnya.

Semangatnya tak pernah berhenti menghadapi ancaman penyakit di lutut kanan akibat tumor yang dideritanya.

Seperti cerita Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin Hasan, S.IP, M.I.POL, di akun facebooknya. Yang baru-baru ini, berkunjung ketempat Riska sang atlet voli berbakat dirawat, Ahad (02/02/2020) pagi.

“Ketika kami datang, riska tertidur tanpa melepaskan tasbih dijemarinya. Tanda dia selalu berzikir SubhanAllah,” cerita Dandim Aidil.

Dandim Aidil meneruskan, “Banyak yang ingin membantu pak, tapi sampai saat ini belum ada yang kami yakini bahwa kami tidak terabaikan selama pengobatan,” kata orang tua Riska, seperti yang dituliskan Dandim Aidil.

Pria yang bergelar adat Datuk Palo Panglimo Kampa ini pun melanjutkan, gadis SMA Lipat Kain masih terlihat tegar dan tersenyum manis, tanda semangatnya melawan penyakit yang dideritanya.

“Kami tak lupa meyakinkan akan kuasa ALLAH atas kita umatnya dan dalam waktu dekat ananda RISKA akan kita obati secara maksimal dan kami siap bersama pihak keluarga untuk berobat ke Jakarta,” tutur Dandim Aidil.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga menjadi amal jariah,” sambungnya lagi.

Ayah 3 orang putra ini pun menambahkan, Riska dan keluarga sangat membutuhkan dukungan penyemangat.

“Selain dukungan materi, keluarga Riska juga sangat membutuhkan dukungan moril. Baik Riska dan keluarga terlihat sangat lemah dalam menghadapi ujian ini. Mari bersama-sama kita doakan dan semangati mereka,” ajaknya.

Awal mula penderitaan ini, ketika Riska terjatuh saat bertanding bolavoli, dan mengalami bengkak kecil, sayangnya saat itu hanya diurut saja.

Kemudian tidak ada perkembangan, dan justru lutut kanan Riska terus membengkak, bahkan kini sudah hampir menyamai ukuran kepalanya.

Pada September 2019 atau dua bulan setelah insiden, Riska tidak bisa lagi banyak bergerak.

Padahal putri dari pasangan Herianto dan Muzarniati ini sebelumnya merupakan atlet bolavoli yang sangat berbakat dan seandainya tidak menderita tumor ganas, tidak menutup kemungkinan bisa terus melenggang hingga ke tingkat nasional. (FLS)

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments