Senin, Februari 26, 2024
BerandaDaerahKapolsek, Danramil dan Camat XIII Koto Kampar Ajak Masyarakat Gunung Bungsu Cegah...

Kapolsek, Danramil dan Camat XIII Koto Kampar Ajak Masyarakat Gunung Bungsu Cegah Karhutla

XIII KOTO KAMPAR(auranews.id) – Pasca Provinsi Riau dilanda bencana kabut asap, jajaran Unsur Pimpinan Kecamatan (UPIKA) mengajak masyarakat Desa Gunung Bungsu untuk mencega agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Hal itu disampaikan UPIKA dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan bencana serta kebakaran hutan dan lahan sekaligus syukuran atas prestasi ustdz Risky Alwi dan Ustazah Sumarni ajang MTQ tingkat Provinsi ke 38 di aula kantor desa Gunung Bungsu, Sabtu (7/12) sore.

Kapolsek XIII Koto Kampar AKP Budi Rahmadi dalam sosialisasinya menyampaikan, upaya yang dilakukan untuk melakukan pembudidayaan lahan kita harus menggunakan sistem manual.

Apabila kebakaran hutan terjadi itu dapat merusak ekosistem dan bisa membunuh hewan yang ada di hutan. Asap bisa menyebabkan merusak atau merubah revolusi udara bisa menyerang penyakit ISPA.

“Dan ini sangat berbahaya bagi masyarakat terutama bagi anak kecil, juga dapat mengganggu kelancaran transfortasi, mengurangi sumber air,” katanya.

Kapolsek juga menyampaikan bahaya ancaman bagi pembakar lahan bisa dipidana penjara 10 tahun. “Berdasarkan UU 32 tentang pengelolaan lingkungan hidup pelaku pembakaran hutan diancam pidana 5 tahun paling lama 10 tahun, dan denda paling sedikit 3 miliar dan paling banyak 10 miliar,” tegasnya.

Hal tersebut juga disampaikan Koramil 012/XIII Koto Kampar Kapten INF Arh Diding Sukardi. Ia menyebutkan asap sangat membahayakan bagi wanita hamil. Hal yang harus diingat pusat yang rawan dari kebakaran itu adalah, Pelalawan, Kuala Kampar.

“Mari kita bersama – sama memadamkan kebakaran agar tidak ada asap yang mengancam kesehatan kita, karena perintah presiden memadamkan api bukan hanya sekedar perintah, namun juga disertai dengan ancaman, kalau tidak padam atau tidak bisa dipadamkan maka akan dicopot, dan ini juga berlaku untuk kepala desa,” tegas Danramil

“Kita saling bahu membahu membantu setiap kebakaran, RT RW Kadus harus ikut menjaga agar tidak terjadi kebakaran,” imbuhnya lagi.

Sementara itu Camat XIII Koto Kampar Rahmad Fajri menyebutkan beberapa bulan lalu Riau dilanda oleh bencana kabut asap, dan bencana itu sudah ditetapkan menjadi bencana nasional.

Langkah langkah yang dilakukan membuat pemberitahuan papan informasi di setiap desa ataupun persimpangan, pakai masker, pintu telase angin rumah juga ditutup dengan plastik. (Cr7)

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments