Minggu, Maret 3, 2024
BerandaDaerahKAMMI Kampar Sindir Bupati Catur Ingin Berkuasa Sendiri

KAMMI Kampar Sindir Bupati Catur Ingin Berkuasa Sendiri

KAMPAR(auranews.id) – Kekosongan ‘kursi’ wakil bupati Kampar terlalu lama dibiarkan sehingga membuat sejumlah mahasiswa gelisah. Menurut mereka, kekosongan ini seolah menjadi permainan elit politik yang sengaja didramatisasi.

Keresahan ini muncul dari Aktivis pemuda Kampar Afdhal. Ia mengatakan, siapapun orangnya, jika mereka punya kekuatan politik mesti bicara dan menyelesaikan persoalan ini.

“Kampar yang luas ini tidak bisa dikelola satu orang. Bupati butuh kawan untuk menjadi pendampingnya dilapangan, terlebih lagi ketika Bupati tidak ditempat. Jangan sampai Bupati terkesan berkuasa sendiri,” kata Afdhal kepada auranews.id, Selasa (29/10/2019).

Lebih lanjut, Demisioner Ketua Umum KAMMI Kota Pekanbaru itu menyebutkan bahwa Bupati mesti terlibat aktif dalam menuntaskan kekosongan wakilnya. Ia menyarankan Bupati untuk mengajak koalisi duduk bersama karena banyak PR kerakyatan yang mesti dituntaskan.

“Kekosongan Wakil Bupati perlu segera diisi, tidak ada jalan lain. Bupati silahkan mengajak partai koalisi duduk bersama membicarakan secara serius. Ini tidak mutlak kesalahan Partai Koalisi, saya curiga ada pihak yang mendramatisasi,” tegas Afdhal.

Sementara, Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kampar Ikhwansyah menegaskan bahwa banyak persoalan di Kabupaten Kampar butuh penyelesaian cepat. Untuk itu keberadaan Wakil Bupati sangat diperlukan.

“Banyak persoalan di Kampar saat ini butuh penanganan cepat, seperti pembangunan, pemberantasan korupsi hingga pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Dari catatan auranews.id, 10 bulan sudah kursi wakil Bupati Kampar kosong. Kekosongan ini disebabkan wafatnya Bupati Kampar, Alm H Azis Zaenal sehingga wakil Bupati saat itu, Catur Sugeng Susanto secara prosedural mengambil alih jabatan kepala daerah.***

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments