Minggu, Maret 3, 2024
BerandaDaerahLedakan Keras di Kampar Berasal dari Pesawat Tempur F-16

Ledakan Keras di Kampar Berasal dari Pesawat Tempur F-16

KAMPAR(auranews.id) – Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru, Letkol Zukri memastikan suara dentuman keras yang menggegerkan masyarakat kabupaten Kampar berasal dari suara kecepatan pesawat Tempur F-16.

“Tadi ada pesawat tempur F16 melakukan tes flight setelah perawatan yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Andri “Harpy” Setyawan, S.T., MMOAS dan Mayor Pnb Anugrah “Badger” Gigih,” kata Letkol Zukri kepada auranews.id melalui pesan WhatsAppnya, Selasa siang (22/10/2019).

Ditegaskannya, suara dentuman itu merupakan suara kecepatan pesawat supersonik atau biasa dikenal Sonic Boom.

“Dentuman sonik adalah istilah bagi gelombang kejut di udara yang dapat ditangkap telinga manusia. Istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk kepada kejutan yang disebabkan pesawat-pesawat supersonik.
Saat pesawat terbang melebihi kecepatan suara, muncullah gelombang kejut pada bagian tertentu pesawat,” katanya.

Dijelaskannya, gelombang kejut adalah daerah di udara di mana terjadi perubahan (tekanan udara, temperatur, densitas) secara dadakan. Gelombang kejut ini merambat dalam bentuk kerucut dan bisa sampai ke permukaan tanah, membuat pekak dan memecahkan kaca-kaca. Karena itu pesawat supersonik biasanya tidak terbang di atas daerah berpenduduk.

“Salah satu prosedur test Flight setelah perawatan adalah manuver yang mengharuskan untuk kecepatan suara  (supersonik),” terang Letkol Zukri.

Sebelumnya, Selasa siang sekitar pukul 12.00 wib, masyarakat Kabupaten Kampar dihebohkan oleh suara dentuman keras sebanyak 2 kali. Akibat dentuman tersebut, sebagian masyarakat Kampar berasumsi bahwasanya akan terjadi musibah besar setelah adanya suara-suara seperti itu.

Sebab, ditengah masyarakat Kampar masih beredar mitos lelo pasotian sungai kampau yang tandanya akan datang suatu musibah.***

- Advertisement -




RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments