Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaDaerahBantah Berkomentar Dimedia Massa, Herman Ancam Laporkan Oknum Wartawan ke Polisi

Bantah Berkomentar Dimedia Massa, Herman Ancam Laporkan Oknum Wartawan ke Polisi

PEKANBARU(auranews.id) – Herman selaku Datuok Bandaro Majo sangat keberatan kepada sejumlah media online yang menerbitkan komentarnya terkait masalah dugaan memotong dana PKH yang tidak pernah diucapkan pada Selasa (5/2/2019) lalu.

Lelaki yang juga merupakan tokoh masyarakat di Desa Sungai Rambai, Kecamatan Kampar Kiri itu mengaku tidak pernah berjumpa dengan wartawan yang menulis pemberitaan yang menebar kebencian tersebut.

“Saya tidak pernah melaporkan persoalan ini kepada media, pasca terjadi pemberitaan sampai saat ini saya tidak pernah ketemu dengan yang namanya Yohanes,” bantah Herman kepada AuraNews.id di Pekanbaru Selasa (12/2/2019).

Ia mengaku tidak terima dan akan mengancam oknum wartawan ke pihak yang berwajib sebab oknum wartawan tidak pernah melakukan konfirmasi kepada dirinya yang dijadikan narasumber.

“Saya merasa keberatan dengan pemberitaan yang dibuat oleh wartawan tersebut, apalagi foto saya dipajang dimedia, saya akan melaporkan kepihak yang berwajib,” tegasnya lagi.

Sebagaimana diketahui, sejumlah media online telah menerbitkan berita komentar Herman terkait dugaan memotong Dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyebutkan nama istri anggota dewan Kampar.

Dalam media itu, oknum wartawan menuliskan bahwa Herman menyebut Penyaluran Dana Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Sungai Rambai Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau di duga kuat telah di pangkas oleh pengelola berinisial (YL). Yang mana berita itu diterbitkan pada Senin (4/2/2019) lalu.

Penulis: Defrizal

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments