Kamis, Juli 18, 2024
BerandaDaerahPendemo Ancam Temui Presiden Tuntaskan Penyerobotan Lahan

Pendemo Ancam Temui Presiden Tuntaskan Penyerobotan Lahan

PEKANBARU (auranews.id) – Aksi ratusan massa yang menamakan dirinya Persatuan Koto Aman Menggugat (Pekam) kembali menggelar aksinya di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau.

Aksi massa yang pimpin Dapson ini gerah, setelah upaya menemui pihak BPN Riau tak juga membuahkan hasil. Massa pendemo pun mengancam akan ke Jakarta menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menekan BPN Riau menuntaskan kasus penyerobotan lahan warga yang dilakukan PT Sekar Bumi Alam Lestari (PT SBAL) yang terjadi di Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.

“BPN tak juga menuntaskan kasus penyerobotan lahan warga yang dilakukan PT SBAL. Kalau memang mereka tetap abai dengan tuntutan ini, kami akan menemui Jokowi meminta penyerobotan lahan untuk dituntaskan. Presiden kan sudah berjanji menuntaskan saat berkunjung ke Pekanbaru dengan memerintahkan Menteri ATR kemudian dilanjutkan ke BPN Riau, tapi nyatanya ini dilakukan,” kata Dapson, yang dikutip mediacenter.riau.go.id, Senin1/19).

Pendemo mengaku heran dengan sikap BPN Riau terkesan enggan menuntaskan persoalan penyerobotan lahan warga yang dilakukan PT SBAL. Pada hal, aksi demo yang sudah dilakukan beberapa kali itu bukannya tanpa dasar.

Bahkan melalui tim gabungan yang dilakukan Pemkab Kampar saat dipimpin Burhanuddin telah mengeluarkan satu rekomendasi yang membenarkan bahwa dalam Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan sawit yang dikelola PT SBAL ada lahan warga.

“Ada 1500 hektar lahan warga yang diserobot PT SBAL. Masalahnya kan BPN pada 1991 silam telah mengeluarkan HGU yang diantaranya ada lahan warga. Inilah kami tuntut, agar BPN mengembalikan lahan warga. Kita ada bukti, tim gabungan Pemda Kampar jugakan sudah mengeluarkan rekomendasi waktu itu Burhanuddin jadi Bupatinya, menemukan ada lahan warga dalam HGU. Tapi BPN, tak menindaklanjutinya,” ungkap Dapson.

“Tuntutan kami HGU dikeluarkan BPN itu dibatalkan, dan kembalikan hak warga,” ujar Dapson lagi.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments