Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaDaerahPolda Riau Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

Polda Riau Gelar Simulasi Pengamanan Pemilu 2019

PEKANBARU (auranews.id)- Untuk meningkatkan kemampuan pengamanan Pemilu 2019, Polda Riau menggelar simulasi pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (22/11/2018).

Simulasi yang diperagakan oleh warga, tokoh masyarakat, pemuda juga Ketua RW/RT, PPS, PANWAS Kel , FKPM, LPM, UEK-SP, Kelurahan Tangkerang Tengah Kecamatan Marpoyan Damai.

Kegiatan simulasi ini dilakukan oleh Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru ini tepatnya di TPS 39 yang  disaksikan langsung oleh Kabaharkam Polri, Komjen Pol Moechgiyarto, beserta jajarannya pada sebelum dimulainya apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka peningkatan kemampuan pengamanan Pemilu 2019.

Dalam simulasi tersebut dijelaskan terkait pengamanan terhadap kegiatan kampanye yang dilakukan salah satu Capres Pemilu 2019. Dimana disimulasikan terjadi keributan oleh oknum masyarakat dengan Personil merespon tindakan tersebut, Pam TPS segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas mengamankan keributan.

kemudian, perangkat kelurahan dan juga Babinsa langsung mengambil tindakan tegas mengamankan pembuat keributan.

Sementara pada simulasi pengawalan Capres Pemilu 2019, pengamanan Polda Riau membentuk iring-iringan untuk mengamankan rombongan Capres. Mulai dari vorijder, mobil Patwal, pertahanan dalam, hingga ambulan ikut dalam rombongan tersebut.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kabaharkam Polri Komjen Pol Moechgiyarto mengapresiasi upaya Polda Riau untuk mengamankan Pemilu 2019 di Riau.

“Peragaan pengamanan ini harus dibuat berkesinambungan agar polisi bisa menyikapi ancaman keamanan dengan baik,” ujarnya yang dikutip dari mediacenter.riau.go.id .

Selain itu Moechgi juga menyatakan bahwa aturan Pemilu juga harus dipahami oleh polisi. Sehingga dengan makin berkembangnya dinamika masyarakat, inovasi pengamanan bisa dilakukan.

“Polisi harus paham juga aturan Pemilu. Sehingga bisa menyikapi, misalnya penggunaan handphone di TPS. Ini perlu diperhatikan. Supaya tidak terjadi peluang kecurangan di TPS,” tutup Moechgi.

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments