Sabtu, Mei 18, 2024
BerandaDaerahPT Tasmapuja Serahkan CSR Berbentuk Kebun untuk Kenegerian Kampa

PT Tasmapuja Serahkan CSR Berbentuk Kebun untuk Kenegerian Kampa

KAMPAR(auranews.id) – PT Tasmapuja kebun sei Kuamang Kampar menyerahkan
Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Ninik Mamak Kenegerian Kampa berupa kebun sawit seluas 16 hektare.

Acara penyerahan dilakukan di area kebun sawit di Dusun Jawi-jawi, Desa Koto Perambahan, Kecamatan Kampa tepatnya Ghimbo Pomuan, Kamis (1/11/2018).

Mewakili managemen perusahaan, Ir Syahrul dihadapan para Ninik Mamak dan masyarakat Desa menyampaikan, penyerahan kebun dilokasi ini merupakan lanjutan acara serah terima di kantor PT Tasmapuja di Pekanbaru.

Sekaligus, agar para Ninik Mamak dan masyarakat dapat mengetahui dan melihat secara langsung keberadaan kebun tersebut.

Dikatakannya, pihak perusahaan selalu berupaya dan mengusahakan pembangunan kebun terbaik untuk Kenegerian Kampa.

“Dulu hasil kebun ini tidak seberapa, sekarang sudah sekitar 16 hingga 18 ton perbulan. “Insya Allah kedepan akan terus meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Datuk Bijianso mewakili Ninik Mamak Kenegerian Kampa dalam kesempatan itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak perusahaan yang telah merealisasikan kebun untuk kepentingan Kelembagaan Adat.

“Pembangunan kebun kelapa sawit ini digagas tahun 2012 lalu”, ungkapnya.

“Semoga dapat memberikan manfaat terhadap lembaga adat juga anak kemenakan Kenegerian Kampa,” lanjutnya.

Ia sangat yakin dan percaya ditangan perusahaan, kebun ini bisa terawat dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal. Untuk itu, Ia berharap pihak perusahaan dapat membantu.

“Kami yakin dan percaya ditangan perusahaan kebun sawit ini lebih terawat dan hasil lebih maksimal,” katanya.

Jadi, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak perusahaan untuk mengelolah. Hal itu juga sesuai komitmen bersama agar pihak perusahaan yang mengelola.

Yang sangat patut diketahui lanjut Datuk Bijianso, dalam kesepakatan pihak perusahaan membantu pembangunan kebun kelapa sawit ini, Lembaga Adat yang menyediakan lahan.

“Jadi, hasil kebun lembaga adat seluas 16 hektare itu dipotong sebanyak 30 persen oleh pihak perusahaan guna mencicil piutang pembelihan lahan yang dipinjam dari perusahaan. Hal itu tertuang dalam Akta Notaris,” jelas Datuk.

Hadir dalam acara tersebut, Staf Direksi PT Tasmapuja, Ariansyah putra, Manager Kebun Dedy Siregar, Humas kebun Eko atmojo, Ninik Mamak Kenegerian Kampa, Ketua KUD Kampar Ridwan dan masyarakat.(SY)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments