Kamis, Juli 18, 2024
BerandaDaerahLiga SSB Rantau Kampar Kiri Resmi Ditutup, Ini Juaranya !

Liga SSB Rantau Kampar Kiri Resmi Ditutup, Ini Juaranya !

GUNUNG SAHILAN(AuraNews.id) – Liga SSB yang ditaja oleh Asosiasi Sekolah Sepak Bola (ASSB) Rantau Kampar Kiri II U12 resmi ditutup oleh Camat Gunung Sahilan Dedi Herman,S.STP. Sekolah Sepak Bola (SSB) Gunung Sari Bayangkara keluar sebagai juara.

Liga SSB serantau Kampar Kiri II pada putaran terakhir ini berlangsung di Stadion Mini Desa kebun Durian, Kecamatan Gunung Sahilan Kabupaten Kampar, Ahad (28/10/2018). Liga ASSB 2018 yang diikuti oleh 17 Tim SSB yang berada dibawah naungan Asosiasi SSB Rantau Kampar Kiri.

Dari 126 pertandingan dan memakan waktu 2,5 bulan mengatarkan SSB Gunung Sari Bayangkara sebagai juara di Liga SSB se Rantau Kampar Kiri.

Sedangkan posisi Runner up ditempati oleh SSB Khatulistiwa dan menyusul diposisi ketiga yaitu SSB Nabil Fc .

Untuk top skorer diraih oleh Revan dari SSB Nabil Fc dengan 16 Gol.

Ketua ASSB Rantau Kampar Kiri, Bripka Getra dalam sambutannya diacara penutupan dan penyerahan trophy serta uang pembinaan menyampaikan ucapan terima kasih yang tidak terhingga kepada seluruh Pelatih, pembina dan stakeholder sepak bola usia dini yang ada di rantau Kampar kiri yang telah mensukseskan berjalannya liga ini dari awal sampai akhir pelaksanaan liga ini.

Bripka Getra berharap dengan berakhirnya pelaksanaan liga U-12 ini setidaknya membantu lancarnya pelaksanaan U-14 dan U-16 yang akan segera digulirkan. “Ini tak lepas dari kerja keras seluruh pengurus dan pelatih yang berada di bawah payung pembinaan ASSB Rantau Kampar Kiri ini,” tutup pria yang sehari-hari menjabat Bhabinkamtibmas ini.

Sementara itu, Camat Gunung Sahilan, Dedi Herman,S.STP dalam penutupan acara ini mendorong dan mengajak pemuda, penggiat olahraga serta masyarakat umumnya untuk terus mengembangkan olahraga bola di daerah ini. 

“Olahraga bola adalah olahraga digandrungi masyarakat hingga belahan dunia,” katanya.

Dia juga berharap anak-anak berprestasi di bola ini hendaknya bisa menjadi bibit untuk menjadi bintang sepakbola. “Olahraga bagus, sekolah jangan tinggalkan, jangan terpengaruh oleh kegiatan negatif, bentengi diri dengan pendidikan agama,” pesan Dedi.

“Kepada yang berhasil sebagai juara saya ucapkan selamat, kiranya prestasi ini tidak membuat para atlet cepat puas diri tetapi hendaknya dapat memacu dalam meraih prestasi yang lebih tinggi lagi, dan kepada yang belum berhasil agar tetap berlatih dan berusaha untuk mencapainya dimasa mendatang dan terima kasih pada masyarakat yang telah menyambut baik kegiatan turnamen sepak bola ini,” pungkas Dedi.(PUt)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments