Kamis, April 11, 2024
BerandaDaerahSeminar Anti Korupsi, Azis Minta Kades Gunakan Dana Desa secara tepat

Seminar Anti Korupsi, Azis Minta Kades Gunakan Dana Desa secara tepat

BANGKINANGKOTA(AuraNews.id) – Bupati Kampar, H Azis Zaenal meminta kepada Kepala Desa se-Kabupaten Kampar untuk menggunakan Dana Desa secara tepat. Sebab dana desa yang digelontorkan diharapkan dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan masyarakat dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Pelajari aturan,sehingga tidak salah gunakan maupun salah administrasi terhadap pengelolaan dana desa yang cukup besar,” kata Azis Zaenal, SH, MM saat membuka secara resmi seminar yang bertajuk Inklusifitas pemberantasan korupsi membangun Indonesia dari desa yang diadakan di Aula Kantor Bupati Kampar, Jumat (12/10/2018).

Pada kesempatan itu, Azis mengucapkan terima kasih kepada generasi muda Riau khususnya Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas Anti Korupsi dari Fakultas Syariah dan hukum UIN Susqa Pekanbaru Riau yang mana dapat menyikapi kondisi yang terjadi pada saat ini.

Disampaikannya, berdasarkan penilaian, pemeriksa eksternal menempatkan Kabupaten Kampar yang terbaik dalam pengelolaan administrasi keuangan dan pelaksanaan fisik, ini terbukti dengan dinyatakan Kampar sebagai Kabupaten yang telah memperoleh 2 kali berturut-turut opini WTP dari BPK RI perwakilan Riau, begitu juga dengan telah diperolehnya penilaian QA level III dari BPKP RI Pekanbaru.

“Kampar merupakan yang terbaik dalam pengelolaan Administrasi dan pelaporan keuangan dari KPK RI serta penilaian Kabupaten yang peroleh laporan APIP yang terbaik,” kata Azis Zaenal

“Artinya pengelolaan keuangan di Kampar berjalan dengan baik mulai dari Kabupaten sampai ke Desa,” sambungnya.

Ditambahkan, Azis mengaku tidak mau satupun kepala desa dan BPD yang masuk ke Penjara karena penyalah gunaan dana desa karena salah administrasi maupun salah sasaran.

“Inilah inti acara kita hari ini,” jelas Azis Zaenal.

Dia berharap dana desa yang digelontorkan dapat dimanfaatkan bagi kemaslahatan masyarakat dan dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Pelajari aturan, sehingga tidak salah gunakan maupun salah administrasi terhadap pengelolaan dana desa yang cukup besar tersebut,” tegas Azis.

Azis meminta kepada Kepala Desa se-Kabupaten Kampar agar Dana Desa yang dikucurkan dapat dirasakan oleh masyarakat. “Tentu kita berharap sinergitas, di joinkan dengan dana APBD untuk akselerasi percepatan dan mencapai pembangunan,” harapnya lagi.

Pada kesempatan tersebut Azis juga menyampaikan beberapa pembangunan yang saat ini sedang di gesa Pemkab Kampar seperti pembangunan jalan menuju 9 desa di Kecamatan Koto Kampar Hulu yang selama ini tidak tersentuh oleh pembangunan, ini bisa disinergikan antara dana Pusat, Provinsi, Kabupaten dan Desa.

Ia berpesan kepada peserta seminar agar dapat mengikuti acara ini dengan seksama, semoga apa yang disampaikan akan menghindari kita dari berbuat salah baik secara administrasi maupun penyalahgunaan alokasi dana desa.

Sementara itu Ketua Panitia Ibnu Majah Abdullah komunitas Anti Korupsi Fakultas Syariah dan hukum UIN Susqa Riau dalam sambutannya menyampaikan Setelah muncul nya dana desa yang dianggap fantastis, maka ini sarat dengan ketidak tahuan dan pemahaman terhadap pengelolaan dana desa.

“Seminar ini merupakan bagian dari pencegahan agar tidak tersangkut dengan permasalahan hukum, karena dilihat dari data banyak diantara kepala desa maupun BPD yang tersangkut dengan permasalahan pengelolaan dana desa ini,” kata Ibnu Majah Abdullah yang juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Kampar yang telah memberikan fasilitas terhadap terselenggaranya kegiatan ini.(**)

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments